Petani di Indonesia menghadapi tekanan ekonomi akibat rendahnya pendapatan di sektor pertanian. Kondisi ini mendorong para petani untuk mencari alternatif profesi. Pada era digital, fenomena Joget Sadbor menjadi alternatif, yaitu petani di Desa Bojongkembar berprofesi ganda sebagai live streamer TikTok untuk memperoleh penghasilan tambahan. Riset ini bertujuan mengidentifikasi persepsi masyarakat, menganalisis faktor sosial ekonomi yang memengaruhi perubahan nilai kerja, dan merumuskan rekomendasi kebijakan. Riset menggunakan pendekatan mixed methods dengan sequential exploratory design menggunakan thematic analysis, Wilcoxon test, binary logistic regression, dan stakeholder analysis. Hasil riset menunjukkan Joget Sadbor dipandang sebagai solusi dalam aspek sosial dan ekonomi. Variabel yang paling signifikan pengaruhnya terhadap nilai kerja profesi petani adalah Jenis kelamin yaitu bagi pria peluangnya 7,4 kali lebih besar, sedangkan kepemilikan lahan paling signifikan dalam memengaruhi nilai kerja live streamer TikTok dengan peluang 0,1 kali. Riset ini merekomendasikan strategi kebijakan untuk mengoptimalkan potensi ekonomi live streaming tanpa mengorbankan keberlanjutan sektor pertanian.
Copyrights © 2026