Pembangunan basement pada gedung bertingkat di wilayah dengan kondisi tanah lunak memerlukan sistem pondasi yang mampu meningkatkan daya dukung tanah sekaligus mengurangi risiko penurunan (settlement). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis model lantai basement dengan penggunaan tiang pancang mini pile pada proyek Hotel Grand Jamboo Kabupaten Jember sebagai upaya meminimalkan penurunan tanah dan meningkatkan kestabilan struktur. Metode penelitian dilakukan melalui analisis data investigasi tanah berupa uji Standard Penetration Test (SPT), data perencanaan bangunan, serta pemodelan struktur menggunakan program SAP2000. Analisis meliputi perhitungan gaya uplift, pembebanan struktur, koefisien subgrade reaction, kapasitas daya dukung tiang berdasarkan metode Meyerhof, penulangan pelat basement, serta evaluasi settlement dan differential settlement. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai reaksi struktur maksimum sebesar 48,869 kN masih lebih kecil dibandingkan daya dukung izin tiang sebesar 121,239 kN, sehingga sistem pondasi dinyatakan aman. Analisis penurunan menunjukkan settlement maksimum sebesar 1 cm, masih berada di bawah batas izin Bowles sebesar 7,5 cm, sedangkan nilai differential settlement sebesar 0,002 juga memenuhi syarat keamanan. Dengan demikian, penggunaan tiang pancang mini pile pada lantai basement terbukti efektif dalam meningkatkan stabilitas struktur dan mengurangi potensi penurunan pada tanah lunak
Copyrights © 2026