Penelitian ini membahas praktik penentuan harga jasa kursus berbasis informasi biaya pada LKP Emylia dalam perspektif akuntansi manajemen. Masalah utama yang dikaji adalah bagaimana pengelola lembaga kursus menggunakan informasi biaya dalam menentukan tarif kursus, serta bagaimana faktor non-biaya seperti daya beli peserta, harga pesaing, dan misi sosial pendidikan memengaruhi keputusan harga. Penelitian ini bertujuan untuk memahami proses identifikasi biaya, dasar penentuan tarif, pertimbangan margin, serta makna harga yang dianggap layak dan berkelanjutan bagi lembaga. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur, observasi, dan dokumentasi selama Januari–Maret, dengan informan yang dipilih secara purposive. Hasil penelitian menunjukkan bahwa LKP Emylia telah menggunakan informasi biaya sebagai dasar awal penentuan harga, terutama biaya langsung seperti honor instruktur, bahan praktik, modul, dan sertifikat. Namun, biaya tidak langsung seperti penyusutan alat, promosi, listrik, dan administrasi belum dihitung secara rinci. Penentuan harga dilakukan secara fleksibel dengan mempertimbangkan keberlanjutan lembaga dan keterjangkauan peserta. Penelitian ini menyarankan agar LKP Emylia menyusun format perhitungan biaya dan tarif kursus yang lebih sistematis untuk mendukung keputusan harga yang transparan, realistis, dan berkelanjutan.
Copyrights © 2026