Penelitian ini bertujuan mengalkulasi Harga Pokok Produksi (HPP) secara sistematis menggunakan Metode Harga Pokok Proses (Process Costing) pada UMKM Kerupuk Rasa Bawang di Kota Jambi. Banyak usaha mikro menghadapi kendala bias kalkulasi biaya akibat penetapan harga berdasarkan estimasi kasar. Menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif, data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi komponen biaya. Hasil analisis menunjukkan total biaya produksi dalam satu kali siklus sebesar Rp258.917, terdiri dari biaya bahan baku Rp144.167 (55,68%), biaya tenaga kerja langsung Rp100.000 (38,62%), dan biaya overhead pabrik Rp14.750 (5,70%). Dengan volume output 30 bungkus, diperoleh nilai HPP presisi sebesar Rp8.631 per bungkus. Penerapan process costing terbukti memberikan informasi biaya yang akurat bagi manajemen untuk mengevaluasi margin keuntungan sebesar Rp2.369 dari harga jual riil Rp11.000, sekaligus menghindari risiko kerugian operasional akibat salah harga.
Copyrights © 2026