Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi strategi pemberdayaan masyarakat lokal melalui pengembangan usaha noken di Kabupaten Mimika. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan teknik pengumpulan data yang dilakukan peneliti melalui observasi, wawancara dan pembagian kuesioner. Alat analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah Analisis Hirarki Proses (AHP), yaitu sebuah analisis yang digunakan untuk menentukan strategi yang akan digunakan pada penelitian ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Sumber Daya Manusia (SDM) merupakan kriteria yang paling berpengaruh dalam penyusunan strategi pemberdayaan dengan bobot sebesar 0,27, diikuti oleh aspek pemasaran (0,25), akses modal (0,24), dan inovasi (0,23). Sementara itu, berdasarkan penilaian alternatif strategi, edukasi dan pelatihan menjadi strategi prioritas utama dengan bobot sebesar 0,26, diikuti oleh pendampingan oleh pihak lain (0,25), program pemasaran digital (0,25), serta penyediaan bahan baku dan teknologi (0,21). Temuan ini menunjukkan bahwa peningkatan kapasitas pelaku usaha melalui edukasi dan pelatihan merupakan strategi yang paling efektif untuk memperkuat keterampilan teknis, kemampuan manajerial, dan adaptasi terhadap perkembangan teknologi sehingga dapat mendukung pemberdayaan masyarakat lokal dan keberlanjutan usaha noken di Kabupaten Mimika.
Copyrights © 2026