Perilaku berisiko terpapar HIV/AIDS pada dewasa muda masih menjadi masalah kesehatan masyarakat yang mendesak di Indonesia. Berbagai studi terdahulu menunjukkan bahwa Adverse Childhood Experiences (ACE) memiliki dampak jangka panjang terhadap regulasi emosi, impulsivitas, dan pengambilan keputusan, yang dapat memicu perilaku berisiko seperti hubungan seksual tanpa kondom atau penggunaan jarum suntik. Fenomena ini menjadi penting mengingat mayoritas partisipan dalam studi ini memiliki skor ACE tinggi, terutama pada domain kekerasan, penolakan, dan disfungsi rumah tangga. Studi ini memiliki kebaruan dalam memetakan secara spesifik gambaran ACE pada individu dewasa muda yang telah melakukan perilaku berisiko HIV/AIDS, berbeda dari studi sebelumnya yang lebih banyak berfokus pada dampak ACE secara umum. Dengan menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif terhadap 163 partisipan dewasa muda, studi ini memberikan pemahaman yang lebih terarah mengenai karakteristik ACE dan pola perilaku berisiko yang muncul. Temuan ini diharapkan dapat menjadi dasar bagi pengembangan strategi pencegahan dan intervensi yang lebih efektif bagi kelompok dewasa muda berisiko.
Copyrights © 2026