Journal of Linguistics and Social Studies
Vol 3, No 1: 2026

Variasi Bahasa Pada Iklan Lama Dalam Buku “Soerabaia Tempo Doeloe” Kajian Lanskap Linguistik

Citra Dewi Kirana (UPN "Veteran" Jawa Timur)
Dewi Puspa Arum (UPN "Veteran" Jawa Timur)



Article Info

Publish Date
14 Jul 2026

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis variasi bahasa yang digunakan dalam iklan-iklan lama yang termuat dalam buku “Soerabaia Tempo Dulu: Buku 2” dengan menggunakan kajian lanskap linguistik. Penelitian ini membahas terkait bagaimana peran multibahasa yang terkandung dalam iklan-iklan masa kolonial kota Surabaya. Penelitian ini bertujuan untuk 1) mendeskripsikan dan menganalisis bentuk variasi bahasa yang ditemukan dalam iklan-iklan tersebut. Penelitian yang dilakukan menggunakan pola monolingual, bilingual, dan multilingual dengan metode penelitian deskriptif kualitatif, pengumpulan data dilakukan dengan teknik dokumentasi visual terhadap 10 iklan dalam buku “Soerabaia Tempo Doeloe: Buku 2” yang tersimpan di Dinas  Perpustakaam dan Kearsipan Kota Surabaya. Penelitian ini dikaji menurut Ben-Rafael, terkhusus pada tanda top-down dan bottom-up. Hasil penelitian menunjukkan terdapat tiga bahasa yang dominan digunakan pada iklan tempo dulu yaitu bahasa Belanda, bahasa Melayu lama dan bahasa Jawa sebagai bahasa lokal Kota Surabaya, Adapun sedikit campuran Tionghoa yang menandakan komunitas Tionghoa yang ada di Kota Surabaya. Variasi bahasa atau kontestasi bahasa yang didapat dari hasil analisis yaitu 4 iklan monolingual bahasa Belanda 3 diantaranya merupakan bottom-up dan 1 top-down, 3 iklan bilingual Belanda-Melayu dengan pola bottom-up, dan 1 iklan multilingual Melayu-Jawa-Tionghoa dengan pola top-down serta 1 iklan multilingual Melayu-Belanda-Tionghoa dengan pola top-down.  Pada iklan-iklan yang dianalisis bahasa Belanda lebih dominan pada iklan promosi minuman (bir), sementara bahasa Melayu muncul pada iklan milik Perusahaan-perusahaan Tionghoa dan lembaga dari pemerintahan. Ejaan lama Van Ophuijsen (1901-1947) juga banyak ditemukan dalam teks iklan tempo dulu. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa bahasa pada masa kolonial Surabaya bukan sekadar alat komunikasi saja, melainkan bentuk dari cerminan dari struktur kekuasaan, identitas, dan dinamika sosial-politik zaman itu. Diharapkan penelitian ini dapat memberikan kontribusi pada kajian lanskap linguistik, khususnya mengenai praktik multibahasa pada ruang publik.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

jls

Publisher

Subject

Languange, Linguistic, Communication & Media Social Sciences

Description

Journal of Linguistics and Social Studies JLS, published by STAI Nurul Islam Mojokerto. Its a biannual refereed journal concerned with the practice and processes of linguistics, social studies and humanities. It provides a forum for academics, practitioners and community representatives to explore ...