Masifnya penggunaan bahasa asing dalam lingkup pembelajaran multiibahasa berpotensi memengaruhi sikap masyarakat terhadap bahasa Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan sikap bahasa peserta program pembelajaran di Rumah Bahasa Surabaya terhadap bahasa Indonesia. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Data diperoleh melalui penyebaran kuesioner skala likert kepada peserta program pembelajaran di Rumah Bahasa Surabaya. Analisis data dilakukan menggunakan persentase indeks berdasarkan tiga indikator sikap bahasa menurut Garvin dan Mathiot, yaitu kebanggaan bahasa (language pride), kesetiaan bahasa (language loyalty), dan kesadaran norma bahasa (awareness of the norm). Hasil penelitian menunjukkan bahwa peserta memiliki sikap sangat positif terhadap bahasa Indonesia dengan persentase kebanggaan bahasa (88,02%), kesetiaan bahasa (84,63%), dan kesadaran norma bahasa (85,76%).
Copyrights © 2026