Keamanan informasi menjadi aspek penting bagi institusi pendidikan tinggi karena aktivitas akademik, administratif, dan layanan digital semakin bergantung pada sistem elektronik. Politeknik XYZ pernah mengalami permasalahan keamanan informasi, seperti peretasan website, gangguan ketersediaan layanan, kerusakan halaman, dan penghapusan data website oleh pihak yang tidak berwenang. Kondisi tersebut menunjukkan perlunya evaluasi kesiapan keamanan informasi secara terstruktur. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi tingkat kesiapan dan kematangan keamanan informasi pada Politeknik XYZ menggunakan Indeks Keamanan Informasi (KAMI) versi 4.2. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara, studi pustaka, dan pengisian instrumen Indeks KAMI. Evaluasi mencakup area sistem elektronik, tata kelola keamanan informasi, manajemen risiko, kerangka kerja pengelolaan keamanan informasi, pengelolaan aset informasi, teknologi dan keamanan informasi, serta suplemen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat penggunaan sistem elektronik memperoleh skor 33 dan termasuk kategori tinggi. Namun, enam area evaluasi lainnya berada pada Tingkat I dengan kategori tidak layak. Temuan ini menunjukkan adanya kesenjangan antara tingginya ketergantungan institusi terhadap sistem elektronik dan rendahnya kesiapan pengelolaan keamanan informasi. Oleh karena itu, Politeknik XYZ perlu memperkuat kebijakan, manajemen risiko, dokumentasi aset, pembagian tanggung jawab, serta kontrol teknis keamanan informasi secara bertahap.
Copyrights © 2026