Siswa SMKN 13 jurusan teknik pengelasan menjadi target peserta pelatihan. Diketahui bahwa peralatan lab pengelasan belum lengkap. Para siswa hanya mendapatkan teori pengelasan tanpa praktik. Materi pelajaran mengenai tahapan dalam perancangan produk dan pembuatannya belum diberikan. Bila kondisi ini dibiarkan akan mengakibatkan siswa yang lulus nanti kurang siap terjun ke lapangan mapun berwirausaha. Diskusi dengan wakil guru dan perwakilan siswa menunjukkan bahwa kegiatan pelatihan untuk peningkatan keterampilan perancangan dan pembuatan produk teknik sangat diminati. Kegiatan dilaksanakn selama dua hari yaitu tgl 2 dan 3 November 2024. Produk yang dbuat yaitu kursi bar minimalis ergonomis dan fungsionl. Bahan baku yang digunakan yaitu besi hollow, besi nako dan kayu lapis. Peserta diberikan teori pemasaran, teori perancangan produk dan teori ergonomi serta pemaparan contoh kasus perancangan produk. Pada tahap praktik, peserta membentuk kelompok yang akan bekerjasama pada tahapan mewujudkan produk kursi bar. Berbagai elemen kerja yang dikerjakan yaitu mengukur, memotong, menyerut, mengampelas, merakit, mengelas, menggerinda dan mengecat. Hasil pengisian kuesioner awal dan kuesioner akhir menunjukan bahwa pengetahuan pemasaran, ergonomi dan kemampuan perancangan dan praktik membuat produk meningkat secara signifikan. Kegiatan praktik mempu meningkatkan keterampilan peserta pada berbagai elemen kerja proses pembuatan kursi bar di bengkel pengelasan.
Copyrights © 2025