Bencana kebakaran merupakan salah satu ancaman utama di kawasan perkotaan seperti Kota Medan, yang semakin meningkat seiring dengan pertumbuhan penduduk dan kepadatan permukiman. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penerapan komunikasi persuasif oleh Tagana Dinas Sosial Kota Medan dalam mengedukasi masyarakat mengenai mitigasi bencana kebakaran. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan informan dalam penelitian ini adalah Katim bidang PSKBA dan PSKBS serta relawan Tagana yang aktif. Adapun teknik pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu melalui wawancara mendalam, observasi non-partisipan, dan studi dokumentasi. sedangkan Teknik analisis data yang digunakan adalah kondensasi data, penyajian data dan penarikan Kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Tagana menerapkan komunikasi persuasif melalui lima teknik utama: asosiasi, integrasi (empati), payoff idea, icing, dan red herring. Teknik ini diterapkan secara adaptif sesuai konteks sosial masyarakat dan disampaikan melalui berbagai media seperti penyuluhan tatap muka, media sosial, media cetak, dan simulasi lapangan. Pendekatan informal dan berbasis empati seperti diskusi di warung kopi dan program Tagana Masuk Sekolah turut memperkuat efektivitas penyampaian pesan.
Copyrights © 2026