Perkembangan media digital telah mengubah praktik jurnalistik secara signifikan. Instagram tidak lagi sekadar platform berbagi foto, melainkan telah berkembang menjadi medium jurnalistik alternatif yang memungkinkan distribusi informasi secara cepat dan interaktif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Instagram sebagai medium jurnalistik alternatif di Kota Medan. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan studi kasus terhadap akun Instagram berbasis informasi lokal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Instagram berfungsi sebagai ruang produksi berita berbasis visual, memperkuat praktik citizen journalism, serta meningkatkan partisipasi audiens. Namun demikian, tantangan berupa validitas informasi dan etika jurnalistik masih menjadi persoalan utama.
Copyrights © 2026