Era digital telah mentransformasi dinamika karir, mendorong Generasi Z untuk mengadopsi career branding sebagai strategi pengembangan karir mandiri. Kajian literatur ini mengevaluasi efektivitasnya melalui personal branding, pemanfaatan platform seperti LinkedIn, TikTok, dan Instagram, serta dampaknya pada employability dan self-efficacy. Berdasarkan 10 referensi utama (2020-2025), Generasi Z sebagai digital native membangun identitas profesional autentik dan fleksibel, yang sejalan dengan nilai keaslian dan mobilitas karir. Career branding meningkatkan kompetensi kerja dan memfasilitasi kesesuaian dengan employer branding. Implikasi praktis mencakup penguatan portofolio online, kurikulum digital di pendidikan, serta rekrutmen berbasis rekam jejak digital. Kajian ini menawarkan wawasan bagi pemangku kepentingan untuk mendukung karir mandiri, meski memerlukan penelitian empiris lebih lanjut.
Copyrights © 2026