Abstrak— Penelitian ini bertujuan mengimplementasikan sistem active synthetic monitoring menggunakan perangkat lunak open-source Uptime Kuma pada server development PT Arsynergy Nix Indonesia. Server tersebut menjalankan layanan multi-kontainer Docker (Laravel, Express.js, PostgreSQL, dan Redis) yang rentan mengalami kelumpuhan jika salah satu komponen gagal beroperasi, sehingga membutuhkan pemantauan yang terpusat dan andal. Metode penelitian meliputi analisis kebutuhan, perancangan arsitektur pemantauan berbasis protokol HTTP dan TCP Port, serta pengujian live monitoring secara terus-menerus selama 72 jam. Hasil pengujian menunjukkan sistem pemantauan berhasil memvisualisasikan kondisi server secara real-time dan mencatat log operasional tanpa gangguan. Pada evaluasi waktu respon (response time), layanan backend berbasis TCP (Express.js, PostgreSQL, Redis) mencatatkan respon sangat cepat (1–1,5 ms), sedangkan antarmuka Laravel berbasis HTTP mencatatkan waktu 1.120 ms akibat beban komputasi internal framework. Kesimpulannya, implementasi Uptime Kuma terbukti efektif dalam memberikan visibilitas kesehatan server secara terisolasi dan real-time, mempermudah tim pengembang dalam mitigasi gangguan operasional. Kata Kunci— Monitoring Server, Uptime Kuma, Response Time, Docker.
Copyrights © 2026