Setiap individu tidak lepas dari empati dalam kehidupan sehari-hari. Begitu pula halnya terjadi pada seorang mahasiswa asrama. Mahasiswa asrama tidak bisa lepas dari interaksi sosial, baik dalam interaksi formal atau diskusi santai dengan teman yang berbeda suku. hal yang menjadi perhatian dalam interaksi di antara manusia adalah bentuk empati, karena empati ini kerap dipahami secara normatif dan idealistik. Dalam penelitian ini, penulis melihat adanya interaksi sehari-hari antara mahasiswa yang berbeda suku. Penelitian ini bertujuan mengungkapkan bentuk empati lintas suku mahasiswa asrama UPI. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Dalam hal ini, teknik pengumpulan data tersebut dilakukan dengan wawancara semi-terstruktur, pengamatan, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian tentang bentuk empati lintas suku mahasiswa asrama UPI terjadi secara bervariasi, mulai dari empati kognitif, empati afektif, dan empati perilaku. Pada prinsipnya, bentuk empati inilah yang terjadi antara mahasiswa dengan latar belakang yang berbeda.
Copyrights © 2025