Jurnal Gizi Masyarakat Indonesia (The Journal of Indonesian Community Nutrition)
Vol. 15 No. 1 (2026): Jurnal Gizi Masyarakat Indonesia

ANALISIS KANDUNGAN AIR, ZAT BESI, DAN KALSIUM TEPUNG JAWAWUT DAN TEPUNG IKAN KEMBUNG UNTUK FORMULASI PANGAN SEBAGAI ALTERNATIF PENCEGAHAN KEK PADA IBU HAMIL: ANALISIS KANDUNGAN AIR, ZAT BESI, DAN KALSIUM TEPUNG JAWAWUT DAN TEPUNG IKAN KEMBUNG UNTUK FORMULASI PANGAN SEBAGAI ALTERNATIF PENCEGAHAN KEK PADA IBU HAMIL

Andi Alya Fakhirah Ihsan (Program Studi S1 Ilmu Gizi, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Hasanuddin, Makassar)
Abdul Salam (Program Studi S1 Ilmu Gizi, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Hasanuddin, Makassar)
Anna Khuzaimah (Program Studi S1 Ilmu Gizi, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Hasanuddin, Makassar)
Irmayanti Irmayanti (Program Studi S1 Ilmu Gizi, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Hasanuddin, Makassar)



Article Info

Publish Date
30 May 2026

Abstract

Latar belakang. Tingginya prevalensi Kekurangan Energi Kronis (KEK) pada ibu hamil di Indonesia mendorong perlunya pengembangan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) berbasis pangan lokal. Jawawut dan ikan kembung berpotensi dikembangkan menjadi tepung karena kandungan zat besi dan kalsium yang berperan dalam pencegahan anemia serta pembentukan tulang ibu dan janin. Tujuan. Menganalisis kandungan air, zat besi, dan kalsium pada tepung jawawut dan tepung ikan kembung untuk sebagai alternatif bahan makanan tambahan bagi ibu hamil KEK. Metode. Penelitian deskriptif analitik dengan dua sampel, yaitu tepung jawawut dan tepung ikan kembung. Kandungan air dianalisis menggunakan metode thermogravimetri, zat besi dengan spektrofotometri UV-Vis, dan kalsium dengan titrasi kompleksometri. Hasil. Analisis menunjukkan bahwa Kandungan air tepung jawawut (7,44%) dan tepung ikan kembung (7,26%) berada di bawah batas maksimum SNI. Kandungan zat besi tepung jawawut (5,8 mg/100 g) memenuhi standar SNI, sedangkan tepung ikan kembung (4,3 mg/100 g) masih di bawah standar. Kandungan kalsium tepung jawawut (170 mg/100 g) dan tepung ikan kembung (450 mg/100 g) memenuhi ketentuan BPOM. Kesimpulan. Tepung jawawut dan tepung ikan kembung memiliki mutu penyimpanan yang baik dan kandungan kalsium sesuai standar. Tepung jawawut memenuhi standar zat besi, sedangkan tepung ikan kembung memerlukan perbaikan proses untuk meningkatkan kandungan zat besinya, sehingga keduanya berpotensi dikembangkan sebagai pangan lokal bergizi bagi ibu hamil KEK.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

mgmi

Publisher

Subject

Public Health

Description

Jurnal Gizi Masyarakat Indonesia (The Journal of Indonesian Community Nutrition) is collaborated with Professional Organisation such as Pergizi Pangan Indonesia in terms of helping advancement of nutrition science and disseminating research results. The following focus and scope of this journal are ...