Penelitian ini menganalisis pengaruh simultan dan parsial Produksi Kakao, Harga Kakao Global, dan Kurs (nilai tukar) terhadap Ekspor Kakao Indonesia menggunakan analisis regresi, yang menunjukkan model dengan daya jelaskanyang kuat R2 = 84.70%. Secara simultan, ketiga faktor tersebut terbukti berpengaruh signifikan Prob. = 0.000035. Namun, uji parsial mengungkapkan Harga Kakao Global sebagai penentu nilai ekspor yang dominan dan sangat signifikan (Prob. = 0.0000), sementara Produksi Kakao dan Kurs terbukti tidak signifikan. Ketidaksignifikanan Produksi Kakao merefleksikan keberhasilan kebijakan hilirisasi yang mengalihkan biji mentah untuk diproses di dalam negeri, sedangkan ketidaksignifikanan Kurs menunjukkan besarnya pergerakan harga komoditas global jauh lebih dominan. Kesimpulannya, meskipun Ekspor Kakao dipengaruhi oleh ketiga faktor, pendorong utama nilai ekspor adalah Harga Kakao Global. Hal ini menunjukkan potensi keuntungan strategis dari harga pasar yang tinggi, namun juga menyoroti kerapuhan struktural karena peningkatan ekspor tidak didukung oleh peningkatan kapasitas produksi domestik yang berkelanjutan. Oleh karena itu, kebijakan harus diarahkan pada perbaikan kualitas dan stabilitas pasokan bahan baku untuk industri hilir.
Copyrights © 2026