Globalisasi telah mempercepat penyebaran budaya populer melalui perkembangan teknologi digital, internet, dan media sosial yang semakin terintegrasi dalam kehidupan sehari-hari. Dalam konteks ini, generasi muda menjadi kelompok yang paling intens berinteraksi dengan arus budaya global, sehingga memengaruhi gaya hidup, pola pikir, hingga proses pembentukan identitas sosial dan kultural mereka. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh globalisasi budaya populer terhadap dinamika pembentukan identitas generasi muda dalam perspektif global. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur melalui kajian terhadap jurnal ilmiah, buku, dan berbagai sumber akademik yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa budaya populer global memiliki peran signifikan dalam membentuk identitas generasi muda yang bersifat dinamis dan hibrid, yaitu perpaduan antara nilai-nilai budaya lokal dan budaya global. Di satu sisi, kondisi ini membuka ruang bagi generasi muda untuk membangun identitas yang lebih terbuka dan adaptif terhadap perubahan sosial. Namun di sisi lain, pengaruh budaya populer global juga berpotensi mendorong pergeseran nilai budaya lokal, homogenisasi budaya, dan melemahnya identitas kultural tradisional. Oleh karena itu, diperlukan penguatan literasi budaya, pendidikan kritis, dan kesadaran identitas lokal agar generasi muda mampu menyikapi arus globalisasi secara selektif dan reflektif. Temuan ini penting dalam memahami transformasi identitas generasi muda di era globalisasi digital yang semakin kompleks.
Copyrights © 2026