Ketimpangan pendapatan masih menjadi salah satu persoalan sosial-ekonomi yang penting di Sumatera Utara, yang dipengaruhi oleh berbagai faktor demografis dan tingkat kesejahteraan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh rasio ketergantungan, kepadatan penduduk, dan garis kemiskinan terhadap indeks Gini di Provinsi Sumatera Utara. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan memanfaatkan data sekunder berbentuk deret waktu (time series) yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik Provinsi Sumatera Utara selama periode 2004–2023. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linier berganda dengan bantuan IBM SPSS Statistics. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rasio ketergantungan berpengaruh positif namun tidak signifikan terhadap indeks Gini. Sementara itu, kepadatan penduduk berpengaruh negatif dan signifikan terhadap indeks Gini, sedangkan garis kemiskinan berpengaruh positif dan signifikan terhadap ketimpangan pendapatan. Temuan ini mengindikasikan bahwa peningkatan tingkat kemiskinan dan beban ketergantungan penduduk cenderung memperbesar ketimpangan pendapatan, sedangkan konsentrasi penduduk pada wilayah tertentu dapat mendorong distribusi aktivitas ekonomi yang lebih merata. Penelitian ini menegaskan pentingnya kebijakan terpadu dalam pengentasan kemiskinan, pengendalian pertumbuhan penduduk, serta peningkatan produktivitas kelompok usia nonproduktif guna mewujudkan pembangunan daerah yang lebih inklusif dan berkeadilan.
Copyrights © 2026