Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh inflasi negara tujuan ekspor dan nilai tukar terhadap volume ekspor Crude Palm Oil (CPO) Indonesia ke negara-negara tujuan utama. Data yang digunakan merupakan data sekunder berbentuk data panel yang mencakup beberapa negara tujuan ekspor dalam periode pengamatan 2012–2024. Metode analisis yang digunakan adalah regresi data panel dengan pendekatan Fixed Effect Model (FEM) setelah melalui serangkaian uji pemilihan model serta uji asumsi klasik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa inflasi negara tujuan ekspor memiliki pengaruh negatif namun tidak signifikan terhadap volume ekspor CPO Indonesia. Hal ini mengindikasikan bahwa perubahan tingkat inflasi di negara tujuan belum menjadi faktor utama yang memengaruhi permintaan impor CPO dari Indonesia. Sementara itu, nilai tukar terbukti berpengaruh signifikan terhadap volume ekspor CPO Indonesia, yang menunjukkan bahwa fluktuasi kurs memiliki peran penting dalam menentukan daya saing harga CPO di pasar internasional. Secara simultan, variabel inflasi negara tujuan ekspor dan nilai tukar berpengaruh terhadap volume ekspor CPO Indonesia.Penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan bagi pemerintah dan pemangku kebijakan dalam merumuskan strategi stabilisasi nilai tukar serta menjaga daya saing ekspor CPO Indonesia di pasar global.
Copyrights © 2026