Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Current Ratio, Debt to Total Assets, dan Return on Assets terhadap harga saham pada PT Matahari Putra Prima Tbk selama periode 2016–2025. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis data sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan perusahaan serta data harga saham yang dipublikasikan melalui Bursa Efek Indonesia. Metode analisis yang digunakan adalah regresi linear berganda untuk menguji hubungan antara variabel independen dan variabel dependen. Pengujian hipotesis dilakukan melalui uji t untuk mengetahui pengaruh secara parsial dan uji F untuk mengetahui pengaruh secara simultan. Selain itu, dilakukan uji asumsi klasik yang meliputi uji normalitas, multikolinearitas, heteroskedastisitas, dan autokorelasi dengan bantuan perangkat lunak SPSS versi 21 guna memastikan kelayakan model regresi yang digunakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial Current Ratio, Debt to Total Assets, dan Return on Assets tidak berpengaruh signifikan terhadap harga saham. Hal ini diduga dipengaruhi oleh adanya gejala multikolinearitas di antara variabel independen. Namun, secara simultan ketiga variabel tersebut memiliki pengaruh yang signifikan terhadap harga saham dengan nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,921, yang menunjukkan bahwa variasi harga saham dapat dijelaskan secara kuat oleh model penelitian. Selain itu, hasil uji asumsi klasik menunjukkan bahwa model regresi telah memenuhi kriteria kelayakan sebagai alat analisis. Implikasi penelitian ini menunjukkan bahwa meskipun masing-masing variabel tidak berpengaruh secara individual, secara bersama-sama ketiganya mampu memberikan kontribusi yang signifikan dalam menjelaskan pergerakan harga saham. Oleh karena itu, investor dan manajemen perusahaan disarankan untuk mempertimbangkan rasio keuangan secara komprehensif dalam proses pengambilan keputusan investasi maupun kebijakan keuangan perusahaan.
Copyrights © 2026