Tuntutan emosional dalam pelayanan kesehatan mengharuskan perawat memiliki ketangguhan mental, salah satunya dipengaruhi oleh faktor hardiness. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara hardiness dengan emotional labor pada perawat instalasi rawat inap di RSUD Kabupaten Boalemo. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan teknik total sampling terhadap 125 perawat. Instrumen penelitian meliputi Dispositional Resilience Scale (DRS-15) dan emotional labor scale. Analisis data menggunakan uji korelasi Pearson. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan positif yang signifikan antara hardiness dan emotional labor (p < 0,05) dengan koefisien korelasi sebesar 0,502. Hal ini menunjukkan bahwa semakin tinggi tingkat hardiness, maka semakin tinggi pula kemampuan perawat dalam mengelola emosi saat memberikan pelayanan. Temuan ini mengindikasikan bahwa hardiness berperan penting dalam meningkatkan kemampuan perawat dalam mengelola emosi saat memberikan pelayanan kepada pasien. Oleh karena itu, pengembangan aspek hardiness perlu menjadi perhatian dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan keperawatan, khususnya dalam menghadapi tuntutan emosional di lingkungan kerja rumah sakit.
Copyrights © 2026