Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan antara kecerdasan emosi dan kemampuan adaptasi pada mahasiswa baru Program Studi Psikologi Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional yang melibatkan seluruh mahasiswa angkatan 2025 sebagai partisipan. Data dikumpulkan melalui skala kecerdasan emosi dan skala adaptasi yang dikembangkan berdasarkan kerangka teori Goleman dan Schneiders, kemudian dianalisis menggunakan analisis korelasi dan regresi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kecerdasan emosi memiliki hubungan positif yang kuat dengan kemampuan adaptasi mahasiswa. Mahasiswa yang mampu mengenali, mengelola, dan mengendalikan emosinya cenderung lebih mudah menyesuaikan diri dengan tuntutan akademik, lingkungan sosial, serta dinamika kehidupan di perguruan tinggi. Analisis lebih lanjut menunjukkan bahwa kecerdasan emosi memberikan kontribusi yang substansial terhadap kemampuan adaptasi, meskipun faktor-faktor lain di luar penelitian juga berperan. Temuan ini menegaskan pentingnya pengembangan kecerdasan emosi sebagai bagian dari strategi untuk mendukung keberhasilan proses transisi dan penyesuaian mahasiswa pada tahun pertama perkuliahan.
Copyrights © 2026