: Pendidikan Indonesia saat ini sangat menggiring peserta didik dalam lingkup kemampuan berpikir kritisnya untuk menghadapi tantangan global yang semakin kompleks. Namun, proses pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) di sekolah dasar masih cenderung bersifat tradisional dan berpusat pada pendidik, sehingga peserta didik kurang dilibatkan secara aktif dalam menemukan pengetahuan. Penelitian ini bertujuan untuk menelaah pengaruh penerapan model pembelajaran Guided Inquiry berbantuan media audio visual terhadap kemampuan berpikir kritis peserta didik sekolah dasar. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) dengan kajian literatur dari beberapa artikel yang diterbitkan pada tahun 2018–2025. Hasil kajian menunjukkan bahwa penerapan model Guided Inquiry mampu meningkatkan kemampuan berpikir kritis peserta didik karena mendorong mereka untuk menelusuri, menganalisis, dan menarik kesimpulan berdasarkan data yang ditemukan secara mandiri. Sementara itu, metode pembelajaran dengan audio visual diharapkan mampu menjadi alat bantu yang memperjelas suatu konsep dari materi dan memberikan pengalaman belajar yang lebih kontekstual. Kombinasi keduanya membuat pembelajaran IPS menjadi lebih aktif, menarik, dan bermakna, sehingga efektif dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis peserta didik.
Copyrights © 2026