Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan menguji kelayakan serta kepraktisan media pembelajaran interaktif TAMARA (Tanya Manis Ramah Warga Jepara) dalam pembelajaran Bahasa Indonesia Fase A Sekolah Dasar. Media TAMARA dikembangkan untuk membantu siswa memahami dan menggunakan kalimat tanya secara sederhana melalui pendekatan interaktif yang terintegrasi dengan kearifan lokal Jepara, seperti penggunaan bahasa santun, kebiasaan bertanya dalam kehidupan sehari-hari, serta konteks lingkungan sekitar siswa. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE, yang dibatasi hingga tahap implementasi. Subjek penelitian meliputi validator ahli media, validator ahli materi, guru, dan siswa Fase A Sekolah Dasar. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui lembar validasi ahli serta angket respon guru dan siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media TAMARA memperoleh nilai kelayakan dari ahli media sebesar 85% dengan kategori layak, serta dari ahli materi sebesar 87% dengan kategori sangat layak. Uji kepraktisan menunjukkan respon guru sebesar 87% dan respon siswa sebesar 87,5%, yang keduanya termasuk dalam kategori sangat layak. Dengan demikian, media TAMARA dinyatakan layak dan praktis digunakan sebagai media pembelajaran interaktif Bahasa Indonesia berbasis kearifan lokal pada siswa Fase A Sekolah Dasar.
Copyrights © 2026