Perkembangan teknologi digital mendorong perubahan signifikan dalam sistem pembayaran di Indonesia, salah satunya melalui penerapan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak penggunaan QRIS terhadap omzet penjualan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sektor kuliner di Kota Pekalongan. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan jenis studi lapangan. Data diperoleh melalui wawancara mendalam terhadap tujuh pelaku usaha kuliner yang telah menggunakan QRIS secara aktif. Adapun teknik analisa data menggunakan metode reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan QRIS belum berdampak langsung terhadap peningkatan omzet penjualan. Namun, QRIS memberikan manfaat nyata dalam hal efisiensi transaksi, keamanan, dan kerapian pencatatan keuangan. Secara keseluruhan, QRIS membantu pelaku usaha beradaptasi dengan perubahan perilaku konsumen menuju transaksi digital, meningkatkan profesionalisme usaha, dan mendukung pengelolaan keuangan yang lebih tertib pada UMKM kuliner di Kota Pekalongan.
Copyrights © 2026