Penelitian ini bertujuan menganalisis pemanfaatan affiliate marketing sebagai strategi pemasaran digital pada UMKM di Pekalongan dengan menelaah faktor pendukung, hambatan, serta dampaknya terhadap kinerja usaha. Pendekatan kualitatif dengan studi kasus digunakan untuk memahami secara mendalam pengalaman pelaku UMKM dalam menerapkan sistem afiliasi. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan lima pelaku UMKM yang aktif menggunakan affiliate marketing di TikTok dan Shopee serta observasi aktivitas pemasaran digital mereka, sementara keabsahan data diperkuat melalui pembandingan dengan temuan observasi dan sumber pendukung. Analisis tematik digunakan untuk mengelompokkan data terkait proses penerapan affiliate marketing, faktor pendukung, hambatan, dan dampaknya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa affiliate marketing dimanfaatkan untuk memperluas jangkauan pasar, meningkatkan visibilitas merek, dan mendorong penjualan melalui kolaborasi dengan afiliator. Keberhasilan strategi dipengaruhi oleh literasi digital, kualitas produk, kemampuan sensing, seizing, dan transforming, serta dukungan fitur platform. Namun UMKM masih menghadapi hambatan berupa keterbatasan pengetahuan digital, kesulitan mengelola afiliator, kendala teknis, dan tingginya persaingan konten. Secara umum, affiliate marketing memberikan dampak positif terhadap peningkatan exposure dan pertumbuhan penjualan bagi UMKM yang mampu beradaptasi dengan ekosistem digital.
Copyrights © 2026