Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara sistematis peran inkubator bisnis, pendampingan usaha, dan akses teknologi terhadap pertumbuhan wirausaha muda di Makassar melalui pendekatan studi literatur sistematis. Kajian ini mengintegrasikan tiga kerangka teori utama, yaitu Resource-Based View (RBV), Human Capital Theory, dan Technology Acceptance Model (TAM), sebagai landasan analisis dan sintesis temuan dari berbagai penelitian empiris serta laporan institusional yang diterbitkan pada periode 2019–2025. Hasil sintesis menunjukkan bahwa pendampingan usaha merupakan faktor yang paling konsisten berpengaruh positif terhadap pertumbuhan wirausaha muda, diikuti oleh akses teknologi dan inkubator bisnis. Ekosistem kewirausahaan muda di Indonesia, termasuk Makassar, masih menghadapi fragmentasi dukungan antara program inkubator, pendampingan, dan digitalisasi. Implikasi kajian menegaskan perlunya integrasi program berbasis bukti, penguatan pendampingan intensif, dan literasi teknologi yang inklusif untuk mendorong pertumbuhan wirausaha muda secara berkelanjutan.
Copyrights © 2026