Keberhasilan produksi benih ikan nila (Oreochromis niloticus) pada sistem budidaya intensif sering terkendala oleh rendahnya efisiensi pemanfaatan nutrien dan tingginya kerentanan terhadap stres lingkungan pada fase awal pertumbuhan. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi pengaruh pemberian dosis probiotik EM4 yang berbeda dalam pakan terhadap Laju Pertumbuhan Spesifik (Specific Growth Rate/SGR) dan Tingkat Kelangsungan Hidup (Survival Rate/SR) benih ikan nila. Penelitian dilaksanakan selama 30 hari di Balai Benih Ikan (BBI) Ringdikit menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan empat perlakuan, yaitu kontrol (0 mL/kg pakan), 10 mL/kg, 20 mL/kg, dan 30 mL/kg pakan. Hasil analisis ragam menunjukkan bahwa suplementasi EM4 berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan benih (P < 0,05). Pertumbuhan optimal diperoleh pada dosis 20 mL/kg pakan dengan nilai SGR bobot sebesar 3,02% dan SGR panjang sebesar 3,46%. Tingkat kelangsungan hidup tidak menunjukkan perbedaan nyata antarperlakuan (P > 0,05), namun secara deskriptif dosis 20 mL/kg menghasilkan sintasan tertinggi (90,00%) dibandingkan kontrol (66,67%). Parameter kualitas air selama pemeliharaan berada dalam kisaran optimal sehingga tidak menjadi faktor pembatas. Berdasarkan hasil penelitian, dosis 20 mL/kg pakan menunjukkan efektivitas tertinggi dalam meningkatkan pertumbuhan serta mempertahankan stabilitas sintasan benih ikan nila.
Copyrights © 2026