Penelitian ini menganalisis hambatan-hambatan interaksi sosial antara penduduk asli dan pendatang di Desa Buluh Cina. Penelitian ini didasarkan pada perbedaan pola interaksi dan partisipasi sosial dalam kehidupan bermasyarakat, yang memengaruhi hubungan antara penduduk asli dan pendatang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi sifat hambatan-hambatan interaksi sosial antara dua kelompok tersebut di Desa Buluh Cina. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan wawancara langsung dengan penduduk asli maupun pendatang di desa tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hambatan interaksi sosial muncul akibat rendahnya partisipasi sebagian pendatang dalam kegiatan komunitas, seperti gotong royong, inisiatif lingkungan, dan kegiatan sosial lainnya. Faktor lain meliputi perbedaan adat istiadat, kurangnya komunikasi, dan keterlibatan sosial yang minim. Penelitian ini menyimpulkan interaksi sosial yang harmonis dapat ditumbuhkan melalui peningkatan kesadaran, partisipasi aktif, dan komunikasi yang efektif antara penduduk asli dan pendatang.
Copyrights © 2026