Studi ini meneliti peran al-qashr sebagai perangkat retorika dalam balaghah Arab dalam membangun argumentasi persuasif. Al-qashr, yang membatasi makna pada satu titik referensi, merupakan salah satu alat retorika Arab yang paling efektif untuk menyampaikan proposisi yang tegas dan eksklusif. Dengan menggunakan metode penelitian pustaka kualitatif dengan pendekatan deskriptif-analitik, studi ini menganalisis teks-teks Arab klasik termasuk ayat-ayat Al-Quran untuk mengidentifikasi bagaimana empat bentuk utama al-qashr (nafy-istitsna, innama, taqdim, dan dhamir fashl) berkontribusi pada kekuatan persuasif. Temuan menunjukkan bahwa al-qashr meningkatkan argumentasi dengan mempertajam fokus klaim, menghilangkan ambiguitas semantik, memperkuat eksklusivitas proposisi, dan menghasilkan dampak emosional dan intelektual yang kuat pada audiens. Studi ini berkontribusi pada pemahaman retorika Arab dan aplikasi pedagogisnya dalam pendidikan bahasa Arab.
Copyrights © 2026