Interaksi masyarakat Banjar Kalimantan Selatan terhadap Al-Qur’an sudah terbangun sejak lama. Perilaku ini menjadi tradisi yang dilakukan turun temurun dan berkembang dalam berbagai bentuk dalam kehidupan masyarakat muslim. Tradisi estetik dikemas dalam perpaduan nilai-nilai seni tanpa menghilang sakralitas kitab suci. Berfungsi sebagai syiar dakwah qur’an dan motivasi bagi masyarakat untuk berinteraksi dengan Al-Qur’an. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan tentang tradisi estetik Al-Qur’an Kalimantan Selatan. Penelitian ini merupakan studi lapangan (field research) dengan pendekatan kualitatif melalui kajian historis, fenomenolgis dan sosiologis. Dalam mengumpulkan data dari informan, peneliti menggunakan teknik observasi partisipan, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan berdasarkan model analisis data Miles dan Huberman. Pengecekan keabsahan data dilakukan dengan tehnik perpanjangan keikutsertaan, ketekunan pengamatan, dan triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tradisi estetik pada masyarakat muslim Kalimantan Selatan berupa kegiatan yang berkenaan dengan tradisi Al-Qur’an yang ditampilkan melalui media seni/keindahan pada masyarakat.
Copyrights © 2026