Proses perluasan Uni Eropa di kawasan Balkan Barat menjadikan Montenegro sebagai salah satu negara kandidat dengan kemajuan paling signifikan dalam proses aksesi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sejauh mana Montenegro telah memenuhi Kriteria Kopenhagen sebagai syarat keanggotaan Uni Eropa. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif-analitis melalui studi kepustakaan. Data diperoleh dari laporan resmi Komisi Eropa, dokumen Uni Eropa, serta literatur ilmiah yang membahas proses aksesi Montenegro dan Kriteria Kopenhagen. Analisis dilakukan menggunakan tiga dimensi utama Kriteria Kopenhagen, yaitu kriteria politik, kriteria ekonomi, dan kemampuan mengadopsi serta mengimplementasikan acquis communautaire. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Montenegro telah mencapai kemajuan yang cukup signifikan dalam ketiga dimensi tersebut. Pada aspek politik, Montenegro menunjukkan perkembangan dalam reformasi supremasi hukum dan penguatan kelembagaan. Pada aspek ekonomi, Montenegro telah memiliki stabilitas makroekonomi yang relatif baik meskipun masih menghadapi tantangan pada keberlanjutan fiskal dan diversifikasi ekonomi. Sementara itu, implementasi acquis communautaire terus mengalami kemajuan, terutama pada sektor lingkungan, energi, dan kebijakan luar negeri. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Montenegro telah memenuhi sebagian besar Kriteria Kopenhagen dan memiliki tingkat kesiapan yang tinggi untuk menjadi anggota Uni Eropa, meskipun reformasi yang berkelanjutan tetap diperlukan sebelum memperoleh keanggotaan penuh.
Copyrights © 2026