Eceng gondok merupakan salah satu tanaman invasif yang mengganggu lingkungan. Analisa kandungan selulosa pada eceng gondok (EG) menunjukkan hasil sebesar 30,61% sehingga dapat digunakan untuk modifikasi kristalinitas selulosa. Delignifikasi menggunakan microwave daya 240 W dengan variabel konsentrasi NaOH 2% w/v selama 6 menit menjadi sampel EGN (Selulosa pada Eceng Gondok setelah Delignifikasi). Modifikasi kristalinitas selulosa menggunakan magnetic stirrer dengan kecepatan pengadukan 150 rpm menghasilkan EGNN (Eceng Gondok Perlakuan NH4OH) dengan variabel konsentrasi NH4OH dan suhu. Hasil uji kandungan selulosa pada EGN menunjukkan kenaikan sebesar 37,31%. Hasil XRD menunjukkan sebagian besar sampel EGNN masih menyerupai karakteristik EGN, sampel EGNN pada variabel konsentrasi NH4OH 25% dan suhu 10 oC memiliki nilai kristalinitas terendah. Hasil FTIR pada sampel EG, EGN, dan EGNN menunjukkan keberadaan gugus fungsi selulosa yaitu -OH pada 3320.8198 cm-1, -CH pada 2900.89616 cm-1, dan C-O pada 1027.39068 cm-1. Perlakuan NH4OH pada selulosa eceng gondok cenderung memodifikasi derajat kristalinitas daripada fase kristalin, serta tidak mengubah gugus fungsi utama.
Copyrights © 2026