Jurnal Rekayasa Hijau
Vol 10, No 2 (2026)

Evaluation of Pseudo-First-Order Kinetics of Starch Acid Hydrolysis in Red Rice and White Rice

Teodora Maria Fernandes Brito Da Silva (Universitas 17 Agustus 1945 Semarang)
Kholifatul Nisa (Universitas 17 Agustus 1945 Semarang)
Puspita Anggraeni (Universitas 17 Agustus 1945 Semarang)
Nurur Rifky Wibowo (Universitas 17 Agustus 1945 Semarang)
Diyah Puspita Sari (Universitas 17 Agustus 1945 Semarang)



Article Info

Publish Date
05 Aug 2026

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kesesuaian model kinetika pseudo-ordo satu pada proses hidrolisis asam pati beras merah dan beras putih serta menentukan konstanta laju reaksi berdasarkan data konversi yang diperoleh. Proses hidrolisis dilakukan secara batch menggunakan 10 gram substrat basis kering dengan penambahan HCl 37% pada kondisi isotermal selama 50 menit. Kadar gula reduksi hasil hidrolisis dianalisis menggunakan metode Fehling dan digunakan untuk menghitung konversi reaksi. Parameter kinetika ditentukan melalui hubungan ln(1−X) terhadap waktu reaksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konversi pati beras merah meningkat dari 12,85% menjadi 16,85%, sedangkan beras putih meningkat dari 31,05% menjadi 93,17% selama 50 menit. Analisis regresi menunjukkan hubungan linier yang kuat dengan nilai R² masing-masing sebesar 0,9682 dan 0,9926. Konstanta laju reaksi diperoleh sebesar 0,00093 menit⁻¹ dan 0,0445 menit⁻¹. Secara umum, perbedaan laju reaksi dipengaruhi struktur pati. Kajian kinetika ini dapat menjadi dasar optimasi proses hidrolisis biomassa menuju teknologi yang lebih berkelanjutan dan efisien energi.Kata kunci: Hidrolisis Asam, Kinetika Pseudo-Ordo Satu, Pati beras, Biomassa Terbarukan, Rekayasa Hijau  AbstractThis study aims to evaluate the suitability of the pseudo-first-order kinetic model in the acid hydrolysis process of brown rice and white rice starch and determine the reaction rate constant based on the conversion data obtained. The hydrolysis process was carried out in batches using 10 grams of dry base substrate with the addition of 37% HCl under isothermal conditions for 50 minutes. The reducing sugar content of the hydrolysis results was analyzed using the Fehling method and used to calculate the reaction conversion. Kinetic parameters were determined through the relationship of ln(1−X) to reaction time. The results showed that the conversion of brown rice starch increased from 12.85% to 16.85%, while that of white rice increased from 31.05% to 93.17% over 50 minutes. Regression analysis showed a strong linear relationship with R² values of 0.9682 and 0.9926, respectively. The reaction rate constants were obtained at 0.00093 min⁻¹ and 0.0445 min⁻¹. In general, differences in reaction rates are influenced by starch structure. This kinetic study can provide a basis for optimizing biomass hydrolysis processes toward more sustainable and energy-efficient technologies.Keywords: Acid Hydrolysis, Pseudo-First-Order Kinetics, Rice Starch, Renewable Biomass, Green Engineering

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

rekayasahijau

Publisher

Subject

Agriculture, Biological Sciences & Forestry Earth & Planetary Sciences

Description

Jurnal Rekayasa Hijau diterbitkan 3 kali dalam satu tahun. Berisi tulisan yang diangkat dari hasil penelitian dan kajian analisis di bidang ilmu pengetahuan, teknologi, desain dan kebijakan ramah lingkungan. ...