Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh jenis wadah penyimpanan dan kondisi lingkungan terhadap kestabilan sampel bijih nikel serta hasil analisis XRF. Variasi wadah yang digunakan meliputi plastik dan botol kaca, sedangkan kondisi penyimpanan terdiri atas suhu ruang dan luar ruangan selama 0–14 hari. Parameter yang diamati meliputi kadar Ni, Fe, MgO, dan SiO₂. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kadar Ni dan MgO cenderung menurun, sedangkan Fe dan SiO₂ meningkat seiring bertambahnya waktu penyimpanan. Perubahan komposisi paling besar terjadi pada sampel yang disimpan di luar ruangan akibat suhu yang lebih tinggi dan fluktuatif, yang mempercepat proses oksidasi dan perubahan kadar air. Penyimpanan pada suhu ruang menunjukkan kestabilan yang lebih baik, sementara penggunaan botol kaca menghasilkan perubahan komposisi yang lebih kecil dibandingkan wadah plastik karena sifatnya yang lebih inert. Nilai Relative Standard Deviation (%RSD) pada sampel suhu ruang umumnya berada di bawah 1%, sedangkan sampel luar ruangan menunjukkan variasi yang lebih besar, terutama pada Pellet Plastik Luar Ruang (PPLR). Berdasarkan hasil tersebut, masa simpan (shelf-life) optimal sampel ditetapkan hingga 3 hari untuk penyimpanan luar ruangan dan hingga 7 hari untuk penyimpanan pada suhu ruang. Penggunaan botol kaca dan penyimpanan pada suhu ruang direkomendasikan untuk mempertahankan kestabilan sampel serta meningkatkan akurasi dan presisi hasil analisis XRF.
Copyrights © 2026