Penelitian ini bertujuan memproyeksikan emisi metana (CH₄), mengomparasikan metode perhitungan, serta mengevaluasi dampak lingkungan di TPA Griyo Mulyo Jabon, Sidoarjo. Hasil simulasi LandGEM v3.1 menunjukkan emisi CH₄ diproyeksikan mencapai puncak pada tahun 2027 sebesar 8.690 Mg/tahun. Pada tahun evaluasi 2025, estimasi emisi LandGEM sebesar 7.717 Mg/tahun, sedangkan metode IPCC Tier 1 menghasilkan angka lebih tinggi yaitu 11.055,7 Mg/tahun. Emisi tahun 2025 tersebut setara dengan beban emisi gas rumah kaca sebesar 213.360 Mg CO₂-eq/tahun (LandGEM) dan 309.559,6 Mg CO₂-eq/tahun (IPCC). Lebih lanjut, analisis Life Cycle Assessment (LCA) dengan metode CML-IA Baseline pada software openLCA untuk tahun puncak 2027 menghasilkan nilai Global Warming Potential (GWP) sebesar 2,43 × 10⁸ kg CO₂-eq dan Photochemical Oxidation Potential (POCP) sebesar 5,21 × 10⁴ kg C₂H₄-eq. Temuan ini menegaskan pentingnya langkah mitigasi taktis. Pengelola TPA direkomendasikan menerapkan sistem penangkapan gas aktif, pembakaran terkendali (flaring), serta optimalisasi lapisan penutup tanah organik (biocover) untuk menekan laju emisi dan risiko kabut asap fotokimia lokal.
Copyrights © 2026