Perkembangan wilayah perkotaan di Pulau Jawa berlangsung sangat pesat seiring dengan meningkatnya aktivitas ekonomi, pertumbuhan penduduk, dan pembangunan infrastruktur. Data Night-Time Light (NTL) dari sensor Visible Infrared Imaging Radiometer Suite (VIIRS) mampu merepresentasikan aktivitas manusia dan perkembangan kawasan terbangun melalui intensitas cahaya malam sehingga banyak digunakan untuk memantau dinamika wilayah perkotaan. Penelitian ini bertujuan menganalisis dinamika NTL, perkembangan wilayah urban, serta memprediksi perkembangan wilayah perkotaan di Pulau Jawa hingga tahun 2045 menggunakan data VIIRS Day/Night Band (DNB) VCMSLCFG periode 2014–2025. Penelitian dilakukan melalui tahapan pra-pemrosesan data VIIRS NTL, analisis time-series, regresi linear, ekstraksi urban menggunakan metode thresholding dengan nilai ambang 5 nW/cm²/sr, serta prediksi perkembangan wilayah urban tahun 2045 berbasis regresi linear piksel. Analisis dilakukan menggunakan platform Google Earth Engine untuk mengolah data multitemporal dan menghasilkan informasi spasial perkembangan wilayah perkotaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa intensitas NTL di Pulau Jawa mengalami peningkatan dengan nilai slope sebesar 0,132 nW/cm²/sr/tahun, R² sebesar 0,72, dan RMSE sebesar 0,286 nW/cm²/sr. Hasil ekstraksi urban menunjukkan bahwa luas wilayah urban meningkat dari 6.542 km² pada tahun 2014 menjadi 15.040 km² pada tahun 2025. Berdasarkan hasil prediksi, luas wilayah urban Pulau Jawa diperkirakan mencapai 37.799 km² pada tahun 2045 atau meningkat sebesar 22.759 km² dibandingkan tahun 2025.
Copyrights © 2026