Informasi spasial yang akurat mengenai usia perkebunan kelapa sawit sangat penting bagi pengelolaan perkebunan yang efektif, peramalan hasil panen, perencanaan penanaman kembali, serta penetapan pajak di seluruh Indonesia sebagai produsen kelapa sawit terbesar di dunia. Penelitian ini bertujuan untuk mengimplementasikan model regresi backscatter Radar Apertur Sintetis yang telah ada guna mengestimasi dan memetakan distribusi usia kelapa sawit secara nasional di seluruh Indonesia menggunakan platform pemrosesan data satelit berbasis komputasi awan. Citra satelit diproses terlebih dahulu melalui penyaringan speckle, dilanjutkan dengan ekstraksi nilai backscatter dua polarisasi yang dibatasi pada batas perkebunan kelapa sawit nasional. Distribusi nasional yang dihasilkan menunjukkan bahwa tegakan usia produktif mendominasi wilayah-wilayah penghasil kelapa sawit utama, sementara tegakan usia muda terkonsentrasi di kawasan perluasan perkebunan yang baru, dan tegakan usia tertua terkonsentrasi di perkebunan negara yang telah lama mapan. Validasi terhadap data referensi lapangan dari sebuah lokasi perkebunan di Sumatera Utara menunjukkan korelasi yang sangat kuat antara usia hasil estimasi model dan usia tanam aktual. Temuan ini menegaskan bahwa implementasi model regresi backscatter yang telah ada memberikan dasar yang andal dan dapat diskalakan untuk pemetaan usia kelapa sawit skala nasional di wilayah tropis.
Copyrights © 2026