Limbah cair penyamakan kulit mengandung beban pencemar organik dan logam berat yang tinggi sehingga berpotensi mencemari lingkungan. Penelitian ini bertujuan menganalisis keterkaitan kelimpahan sel Tetraselmis chuii dengan efisiensi penyisihan Chemical Oxygen Demand (COD), Total Suspended Solids (TSS), dan total kromium (Cr total) pada berbagai konsentrasi limbah cair penyamakan kulit. Penelitian menggunakan rancangan eksperimental dengan empat variasi konsentrasi limbah, yaitu 20%, 50%, 75%, dan 100% selama 21 hari kultivasi. Parameter yang diamati meliputi kelimpahan sel mikroalga, konsentrasi COD, TSS, dan Cr total, Hasil penelitian menunjukkan bahwa Tetraselmis chuii mampu tumbuh pada seluruh variasi konsentrasi limbah, namun pertumbuhan terbaik diperoleh pada konsentrasi limbah 20% dengan kelimpahan sel mencapai 20 × 10⁶ sel/mL pada hari ke-14. Penyisihan COD tertinggi terjadi pada konsentrasi limbah 20%, yaitu dari 1350,2 mg/L menjadi 98,8 mg/L (92,68%), penyisihan TSS tertinggi terjadi pada konsentrasi limbah 50%, yaitu dari 180 mg/L menjadi 26,67 mg/L (85,18%), sedangkan penyisihan Cr total tertinggi terjadi pada konsentrasi limbah 20%, yaitu dari 15 mg/L menjadi 0,4 mg/L (97,33%). Analisis korelasi menunjukkan bahwa peningkatan kelimpahan sel berkaitan dengan penurunan konsentrasi pencemar.
Copyrights © 2026