Sistem distribusi air minum merupakan bagian penting dari Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) yang berfungsi menjamin tersedianya pelayanan air minum dari aspek kuantitas, kualitas, dan kontinuitas. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi kinerja jaringan distribusi air minum pada wilayah pelayanan IPA II Bukit Biru, Cabang Tenggarong, Perumda Tirta Mahakam. Evaluasi dilakukan terhadap aspek kuantitas, kontinuitas pelayanan, serta kondisi hidrolis jaringan eksisting melalui pemodelan menggunakan perangkat lunak EPANET 2.2. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kapasitas pelayanan mampu memenuhi kebutuhan air bagi 13.194 Sambungan Rumah (SR) dengan rata-rata konsumsi sebesar 25,56 m³/KK/bulan. Dari aspek kontinuitas, distribusi air telah berlangsung selama 24 jam setiap hari sehingga memenuhi standar pelayanan yang berlaku. Analisis pola pemakaian air memperlihatkan bahwa penggunaan tertinggi terjadi pada pukul 08.00 WITA dengan faktor puncak sebesar 1,32. Simulasi hidrolis menunjukkan masih terdapat 22,95% pipa yang memiliki kecepatan aliran kurang dari 0,3 m/detik, 35,25% pipa dengan nilai kehilangan tekanan melebihi 10 m/km, serta 10% node yang memiliki Tekanan lebih dari 80 m. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa jaringan distribusi masih memerlukan perbaikan teknis melalui penyesuaian diameter pipa dan pengaturan valve pada lokasi yang mengalami permasalahan hidrolis agar kinerja sistem dapat ditingkatkan.
Copyrights © 2026