Itik lokal merupakan salah satu komoditas unggas yang berperan penting dalam mendukung ketahanan pangan serta meningkatkan pendapatan peternak di Indonesia. Systematic review ini bertujuan untuk mengkaji potensi genetik, performa produksi, karakteristik fisiologis, dan aspek manajemen pemeliharaan itik lokal di Indonesia berdasarkan literatur yang diterbitkan pada tahun 2010–2023. Metode yang digunakan adalah penelusuran literatur sistematis menggunakan basis data Google Scholar, Garuda, dan Scopus dengan kata kunci: itik lokal, Anas platyrhynchos, produksi telur, performa pertumbuhan, dan genetik itik Indonesia. Sebanyak 25 artikel memenuhi kriteria inklusi dari 87 artikel yang ditemukan. Hasil review menunjukkan bahwa Indonesia memiliki setidaknya 12 rumpun itik lokal yang tersebar di berbagai wilayah, dengan keunggulan masing-masing dalam aspek produksi telur maupun daging. Itik Tegal dan Itik Mojosari tercatat sebagai rumpun dengan produktivitas telur tertinggi mencapai 200–250 butir/ekor/tahun. Performa pertumbuhan itik lokal dipengaruhi oleh faktor genetik, nutrisi, dan lingkungan pemeliharaan. Kajian genetik menunjukkan keragaman tinggi antarrumpun yang berpotensi untuk program pemuliaan. Tantangan utama yang dihadapi meliputi manajemen pakan, pengendalian penyakit, serta minimnya penerapan teknologi dalam usaha peternakan rakyat. Systematic review ini memberikan informasi yang komprehensif sebagai landasan pengembangan itik lokal Indonesia secara berkelanjutan.
Copyrights © 2023