Abstrak. Media sosial pada era digital menjadi ruang penting bagi mahasiswa untuk mengekspresikan diri dan memperoleh pengakuan sosial. Mahasiswa menampilkan aktivitas, pencapaian, gaya hidup, serta keterlibatan dalam tren digital sebagai bagian dari cara mereka memaknai dan membangun identitas digital. Penelitian ini bertujuan untuk memahami makna ekspresi diri mahasiswa di media sosial, menggali pengalaman subjektif dalam pencarian validasi sosial, serta mengidentifikasi tipologi pencarian validasi yang muncul. Berbeda dari penelitian sebelumnya yang menekankan perilaku yang tampak, penelitian ini menyoroti pemaknaan subjektif dan pengalaman hidup mahasiswa dalam mencari validasi sosial. Artikel ini menggunakan paradigma interpretif dengan pendekatan fenomenologi Alfred Schutz. Data diperoleh melalui wawancara mendalam dan observasi terhadap aktivitas media sosial mahasiswa di Kota Bandung, kemudian dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Artikel ini menunjukkan bahwa mahasiswa memaknai media sosial sebagai ruang ekspresi diri yang selektif dan terkait secara bermakna dengan pembentukan identitas digital serta pengalaman pengakuan sosial. Validasi sosial dialami dalam berbagai bentuk, seperti pencapaian akademik, gaya hidup, penguatan kepercayaan diri, dan relevansi sosial. Temuan ini menunjukkan bahwa ekspresi diri dan pencarian validasi di media sosial merupakan tindakan sosial yang bermakna dan dibentuk oleh pengalaman masa lalu serta niat yang berorientasi ke masa depan. Abstract. Social media has become an important space for students to express themselves and seek social recognition in the digital era. Students present activities, achievements, lifestyles, and participation in digital trends as part of how they interpret and construct their digital identity. This study aims to understand the meaning of student self-expression on social media, explore subjective experiences in seeking social validation, and identify typologies of validation-seeking practices. Unlike previous studies that emphasize observable behaviors, this study highlights students’ subjective meanings and lived experiences of social validation. This research adopts an interpretive paradigm using a qualitative phenomenological approach based on Alfred Schutz’s perspective. Data were collected through in-depth interviews and observations of students’ social media activities in Bandung and analyzed through data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The findings show that students interpret social media as a space for selective self-expression that is meaningfully related to the construction of digital identity and experiences of social recognition. Social validation is subjectively experienced in various forms, including academic achievement, lifestyle presentation, confidence affirmation, and social relevance. These findings indicate that self-expression and validation-seeking on social media are meaningful social actions shaped by past experiences and future-oriented intentions.
Copyrights © 2026