Academic burnout merupakan kondisi kelelahan fisik, emosional, dan mental akibat tuntutan akademik yang berlangsung secara berkepanjangan. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi pengalaman academic burnout pada mahasiswa Psikologi Universitas Negeri Surabaya dengan mengidentifikasi faktor penyebab, gejala, dampak, serta strategi penanganannya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif fenomenologi. Data dikumpulkan melalui Maslach Burnout Inventory (MBI), wawancara semi-terstruktur, dan observasi terhadap empat mahasiswa aktif Program Studi Psikologi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa academic burnout dipengaruhi oleh beban akademik yang berlebihan, kurangnya dukungan, ketidakefektifan proses pembelajaran, serta keterbatasan akses terhadap fasilitas belajar. Gejala yang muncul meliputi penurunan motivasi, perubahan emosi dan perilaku, sinisme, serta apatis. Kondisi ini berdampak pada menurunnya produktivitas akademik dan kesejahteraan psikologis mahasiswa. Strategi yang dilakukan meliputi peningkatan kesadaran diri, mencari dukungan sosial, serta mengikuti aktivitas baru untuk memulihkan motivasi. Temuan ini menegaskan pentingnya dukungan akademik, sosial, dan proses pembelajaran yang efektif dalam mencegah serta mengurangi academic burnout.
Copyrights © 2026