Pernikahan dini di Indonesia khususnya di Desa Karanganyar Kecamatan Poncokusumo Kabupaten Malang merupakan fenomena sosial yang kompleks dan multifaset, yang tidak hanya dipengaruhi oleh faktor ekonomi, tetapi juga oleh pergaulan bebas di kalangan remaja. Melalui edukasi dan sosialisasi, penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya parenting dan pencegahan pernikahan dini melalui sosialisasi dan edukasi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini meliputi observasi awal untuk memahami kondisi sosial dan budaya, serta penyuluhan yang melibatkan diskusi kelompok dan sesi tanya jawab dengan masyarakat setempat. Hasil dari kegiatan sosialisasi menunjukkan adanya peningkatan pemahaman masyarakat mengenai dampak negatif pernikahan dini terhadap kesehatan, pendidikan, dan kesejahteraan keluarga. Selain itu, program ini juga menekankan pentingnya komunikasi terbuka antara orang tua dan anak serta peran aktif orang tua dalam mendidik anak untuk menunda pernikahan hingga mereka siap secara emosional dan finansial. Dengan melibatkan berbagai pihak, diharapkan upaya pencegahan pernikahan dini dapat terus berlanjut dan memberikan dampak positif bagi generasi muda di Desa Karanganyar.
Copyrights © 2026