Jurnal Sains Kesehatan
Vol 33, No 1 (2026)

Efek Toksisitas Akut Ekstrak Daun Kayu Manis (Cinnamomum burmannii) Asal Kerinci terhadap Fungsi Ginjal pada Mencit Putih Betina

Fathnur Sani Kasmadi (Departemen Farmakologi dan Farmasi Klinis Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Jambi)
Maulidia Ruza (Program Studi Farmasi Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Jambi)
Elisma Elisma (Departemen Farmakologi dan Farmasi Klinis Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Jambi)
Maimun Maimun (Departemen Farmakologi dan Farmasi Klinis Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Jambi)
Yuliandani Yuliandani (Program Studi Farmasi Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Jambi)
Nurfadila Nurfadila (Program Studi Farmasi Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Jambi)
Herlambang Herlambang (Program Studi Kedokteran Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Jambi)
Yuliawati Yuliawati (Departemen Farmakologi dan Farmasi Klinis Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Jambi)



Article Info

Publish Date
12 Jul 2026

Abstract

Ginjal merupakan organ vital yang berperan dalam mempertahankan keseimbangan internal tubuh melalui proses filtrasi darah, ekskresi sisa metabolisme, serta pengaturan cairan dan elektrolit. Organ ini sangat rentan terhadap paparan zat asing, termasuk senyawa bioaktif dari bahan alam. Uji toksisitas akut merupakan skrining awal yang bertujuan untuk menilai efek merugikan yang muncul setelah pemberian dosis tunggal suatu bahan uji dalam periode waktu tertentu. Kayu manis merupakan salah satu tanaman yang banyak dimanfaatkan dalam bidang kesehatan karena memiliki aktivitas farmakologis yang beragam. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui efek toksisitas akut pemberian ekstrak daun kayu manis terhadap fungsi ginjal. Metode yang digunakan adalah metode eksperimental yang dimulai dengan membagi kelompok perlakuan menjadi 5 kelompok yaitu:kelompok normal yang tidak diberikan perlakuan, kelompok P1 diberikan dosis ekstrak etanol daun kayu manis dosis 200 mg/KgBB, Kelompok P2 dengan dosis 600 mg/KgBB, kelompok P3 dengan dosis 1800 mg/KgBB, dan Kelompok P4 dengan dosis 5400 mg/KgBB. Pengamatan meliputi persentase angka kematian, kadar kreatinin dan ureum, serta pengamatan histopatologi organ ginjal. Analisis data digambarkan secara deskriptif. Hasil menunjukkan ekstrak daun kayu manis tidak menyebabkan kematian dan perubahan signifikan kadar kreatinin dan ureum pada pemberian dosis tunggal dengan rentang dosis 200 mg/KgBB- 5400 mg/KgBB. Namun terdapat perubahan histopatologi pada dosis 600, 1800, 5400 mg/KgBB yaitu ditemukan adanya perubahan sel berupa nekrosis pada tahap piknosis, kariolisis dan karyorrhexis.Kata Kunci: cinnamomum burmannii, ekstrak, ginjal, toksisitas akut

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

jsk

Publisher

Subject

Dentistry Health Professions Nursing Public Health Veterinary

Description

Jurnal Sains Kesehatan di terbitkan oleh STIKES TRI MANDIRI SAKTI. Terbitan Jurnal Sains Kesehatan Tiga (3) dalam setahun. Jurnal Sains Kesehatan merupakan jurnal ilmiah dalam bidang Ilmu Kesehatan Masyarakat, Keperawatan, Kebidanan dan ...