Rendahnya pengetahuan dan keterampilan ibu hamil trimester III mengenai pemanfaatan pangan lokal bergizi sebagai sumber energi menjelang persalinan masih menjadi permasalahan di masyarakat. Kondisi ini berdampak pada kurang optimalnya kesiapan fisik ibu dalam menghadapi proses persalinan. Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memberdayakan ibu hamil trimester III melalui edukasi dan pelatihan pembuatan Honey Mung Boost sebagai pangan fungsional berbasis pangan lokal. Kegiatan dilaksanakan di Desa Banjararum, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang dengan melibatkan 12 ibu hamil trimester III. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan interaktif, demonstrasi, praktik langsung pembuatan Honey Mung Boost, pendampingan, serta evaluasi menggunakan pre-test, post-test, dan observasi keterampilan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta, ditandai dengan meningkatnya kategori pengetahuan baik dari 8,3% menjadi 41,7%, sedangkan kategori pengetahuan kurang menurun dari 50% menjadi 8,3%. Seluruh peserta juga mampu mempraktikkan pembuatan Honey Mung Boost secara mandiri menggunakan bahan pangan lokal yang mudah diperoleh. Program ini meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kesadaran ibu hamil mengenai pentingnya pemenuhan energi menjelang persalinan serta mendorong pemanfaatan pangan lokal sebagai alternatif pangan fungsional yang praktis, bergizi, dan berkelanjutan untuk mendukung kesiapan persalinan.
Copyrights © 2026