Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peran strategis dalam perekonomian nasional, namun lemahnya pencatatan keuangan masih menjadi tantangan umum yang dihadapi pelaku usaha. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan bersama dua mitra, yaitu UMKM Bakso Klotak Fitriyana (Sidomulyo, Godean, Sleman) dan Kue Kering Callista (Argomulyo, Sedayu, Bantul) yang menghadapi permasalahan berupa tidak adanya sistem pencatatan keuangan yang terstruktur, belum terdapat pemisahan keuangan pribadi dan usaha, serta ketidakmampuan menentukan keuntungan secara akurat. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan akurasi perhitungan keuntungan melalui penyusunan laporan laba rugi yang terstruktur sesuai prinsip dasar akuntansi sederhana. Metode yang digunakan meliputi wawancara awal, pendampingan penyusunan laporan laba rugi menggunakan Microsoft Excel, dan evaluasi pendampingan melalui sesi tanya jawab. Pendampingan dilaksanakan pada tanggal 16 April hingga 13 Mei 2026 selama empat periode produksi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa kedua mitra mampu menyusun laporan laba rugi secara mandiri, mencakup pencatatan pendapatan, harga pokok penjualan, biaya overhead, dan biaya operasional hingga perhitungan laba bersih. Kegiatan ini membuktikan bahwa pendampingan berbasis praktik efektif dalam meningkatkan pengetahuan kondisi keuangan pemilik UMKM, sehingga pengelolaan keuangan menjadi lebih transparan dan pengambilan keputusan bisnis menjadi lebih strategis.
Copyrights © 2026