Indonesia memiliki peluang yang besar terkait munculnya tren busana muslim dunia yang mampu mencapai daya saing global. Pertumbuhan kinerja industri tekstil dan produk tekstil (TPT) nasional mengalami peningkatan pertumbuhan sebanyak 13,44% sepanjang 2022. Transaksi produk halal melalui e-commerce marketplace fesyen menjadi produk yang unggul. Namun, dengan pertumbuhan industri fashion yang pesat, hal ini menyebabkan persaingan yang semakin ketat dari berbagai pesaing. Oleh karena itu, banyak industri yang perlu melakukan inovasi untuk meraih keunggulan dalam persaingan tersebut. Penelitian ini dilakukan untuk membuat perancangan strategi promosi menggunakan metode design thinking sehingga dapat meningkatkan penjualan Pesona Hijab dan unggul dalam persaingan dengan kompetitor. Design thinking merupakan pendekatan yang menerapkan konsep Human Centered Design, di mana fokus utamanya adalah pada pengguna (user) dalam semua tahapan prosesnya. Metode design thinking diterapkan sebagai pendekatan dalam penelitian ini yang terdiri dari lima langkah, yaitu empathize, define, ideate, prototype, dan test. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif dengan mengumpulkan data primer melalui wawancara dengan pihak internal dan eksternal Pesona Hijab pada tahap empathize. Setelah itu, mengidentifikasi masalah pada tahap define. Masalah tersebut kemudian dipecahkan dengan mencari ide pada tahap ideate. Ide yang dihasilkan kemudian dikembangkan menjadi prototype. Pada tahap terakhir, prototype yang telah dibuat dievaluasi pada tahap test.
Copyrights © 2025