Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan struktur intrinsik dan ekstrinsik puisi karya Imam Safwan serta menganalisis relevansinya sebagai bahan ajar sastra di SMA Negeri 1 Jereweh. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan strukturalisme Rene Wellek. Objek penelitian terdiri atas empat puisi pilihan, yaitu “Balada Dende Bayan”, “Mencium Mimpi, Nelayan Berwajah Sunyi”, “Sore di Tanah Enda”, dan “Keriangan Pagi di Ujung Padi”. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui studi dokumentasi dengan menganalisis unsur intrinsik dan ekstrinsik puisi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa puisi-puisi karya Imam Safwan memiliki struktur fisik dan struktur batin yang kuat dengan penggunaan diksi lokal yang autentik dan puitis. Secara ekstrinsik, puisi-puisi tersebut memuat nilai-nilai kearifan lokal yang mencerminkan kehidupan agraris dan pesisir masyarakat. Selain itu, hasil analisis relevansi menunjukkan bahwa puisi-puisi tersebut memenuhi kriteria sebagai bahan ajar sastra pada Kurikulum Merdeka berdasarkan aspek kesesuaian capaian pembelajaran, keterikatan sosiokultural, dan tingkat kematangan kognitif peserta didik. Oleh karena itu, penelitian ini merekomendasikan penggunaan puisi karya Imam Safwan sebagai materi ajar kontekstual untuk meningkatkan apresiasi sastra dan literasi budaya siswa di SMA Negeri 1 Jereweh tahun ajaran 2025/2026.
Copyrights © 2026